Warga jl.gaperta gg.famili dan gg.kelurga kec.Medan Helvetia kel.Helvetia Tengah Link.I Dihantui Banjir Setiap hujan Turun, pemko kota medan dan kec.Medan helvetia, kel.helvetia Tengah juga tidak ada solusiya

Sahabat polri Sumut - Selama bertahun-tahun dihantui banjir, warga Medan Helvetia Tengah Lingkungan. I berharap adanya kepedulian Pemko Medan juga kecamatan medan Helvetia untuk memberikan solusi.
Seorang warga di jl.gaperta gg.famili dan gg.keluarga di kelurahan HelvetiaTengah Lingkuran.I , inisial AL, mengatakan selama kurang lebih  enam tahun tinggal di kel.helvetia tengah Lingkungan.I jl.Gaperta tersebut, selama itu pula ia merasakan banjir apabila hujan deras mulai melanda Medan.
Meski sudah menjadi langganan banjir, belakangan ini Al mengaku semakin resah sebab genangan air di jl.gaperta gg.famili dan gg.kelurga kel Helvetia Tengah kian hari makin parah. Pasalnya jika dulunya banjir hanya mencapai halaman rumah, beberapa waktu lalu air sudah masuk ke rumah warga.
"Dari dulu di sini memang udah langganan banjir, ya udah biasalah kita liat banjir di sini kalau lagi musim hujan. Tapi belakang ini banjirnya makin tinggi, udah masuk ke rumah, jadi kita di sini kalau udah mulai hujan ya takut lah merasa dihantui karena barang-barang jadi korban," katanya saat berbincang dengan Awak media,Rabu (21/05/2020).
Ia mengatakan enam tahun lalu hanya beberapa rumah saja yang terkena banjir, namun belakangan semakin banyak. Apalagi hujan bulan April dan Mei beberapa hari yang lalu, katanya bisa disebut banjir terparah di kel.Helvetia tengah jl.gaperta gg.famili dan gg kelurga.
"Aku udah tinggal di sini sejak 1987, ya memang udah sering ngerasain banjir. Tapi sebelumnya enggak pernah separah yang baru-baru ini. Kemarin itu kan parah sekali, ada yang sampai sebetis , semua kebanjiran. Lumayan meresahkanlah, karena barang-barang kita banyak yang rusak," katanya.
Ia mengatakan pada Mai 2020 lalu rumahnya beserta rumah warga lainnya terendam banjir tiga hingga enam jam. Ia mengatakan warga sekitar sudah mengungkapkan keluhan tersebut sejak lama.
"Kalau di rumahku sampe jam 4, tapi kalau di gg.famili sebetis banjirnya, lumayan lama sampe jam 6 gitu. Sebenarnya masyarakat udah lama mengeluhkan ini, dan sejauh ini tidak ada tindakan dari kecamatan Medan helvetia dan kelurahan Helvetia Tengah,masih inisiatif lah kepling setiap parit," katanya.
Ia berharap Pemko Medan melalui dinas terkait dapat segera mencari solusi. "Harapanku adalah maunya inisiatif dari pemko Medan membantu kami, supaya banjir ini enggak makin tinggi. Harapan aku juga agar parit semakin dikorek dan dilebarakan, soalnya parit tidak layak lagi.
Seorang warga Helvetia Tengah Lingk.I lainnya, Inisial HR dan Al yang mengaku sudah tinggal sejak kecil di sana membenarkan bahwa banjir di sana meninggi beberapa bulan terakhir.( puT )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *