Sahabat polri sumut - Surat tanda registrasi (STR) yang menjadi syarat utama lulusan tenaga kesehatan untuk melamar pekerjaan dianggap menjadi “pembunuh” oleh mahasiswa kesehatan. Pasalnya, biaya dan proses pengurusan STR tersebut menjadi penghalang mereka bisa segera mendapat pekerjaan. Demikian beberapa pengakuan mahasiswa kesehatan yang ada di sumatera utara dan beberapa dari instansi kampus yang ada di sumatera utara.
“Sekarang ijazah kami bisa dikatakan tidak ada gunanya, persyaratan nomor satu kalau mau lamar pekerjaan itu STR. Ijazah itu syarat nomor sekian lah. Dan jadi syarat penentu adalah 180 menit..
“Pasti dari sekian yang baca blog ini bertanya, kok 180 menit??
Nah 180 menit itu menjadi penentu jika kita lulus ukom..jika tidak berarti selamat untuk menunggu pendaftaran ukom nya lagi di tahun depan. Jadinya waktu kami habis buat menunggu STR, jadinya tidak habis buat menunggu STR, jadinya tidak bisa cari kerja juga. “Ujar mahasiswa kesehatan.
Proses pengurusan STR sendiri bisa dikatakan tidak mudah dan murah. Selain si tuntut belajar keras, karena ada tes yang harus dijalani, para calon perawat juga Harus menyediakan uang yang tak sedikit untuk mendapatkan STR.
“STR ini sepertinya sudah dijadikan ladang bisnis. Mau daftar tes bayar, ikut tes bayar, setelah lulus mau ambil sertifikat juga bayar. Kalau lulus tes, sertifikatnya juga baru jadi berbulan bulan kemudian. Ada yang enam bulan, delapan bulan, “keluhnya”( put)
# Salam Mahasiswa Kesehatan
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »