Gelar Rakernis Kehumasan, Bidhumas Polda Sumut Perkuat Peran Humas sebagai Ujung Tombak Citra Polri

By On Agustus 28, 2025

 

Sahabat Pol Medan – Bidhumas Polda Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Kehumasan Tahun Anggaran 2025, Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme Personel Bidang Humas Polda Sumut dalam Rangka Pencapaian Trending Citra Polri untuk Masyarakat”.

Rakernis dibuka oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. yang dalam kesempatan tersebut diwakili Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P..

Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa peran Humas saat ini tidak bisa lagi dianggap hanya sebagai pelengkap organisasi.

“Kita tidak bisa lagi memandang Humas hanya sebagai pelengkap organisasi Polri. Humas justru menjadi salah satu kunci keberhasilan Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, penegakan hukum yang adil, serta dapat memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat", Tegasnya Brigjen Pol Rony.

"Melalui Rakernis Kehumasan Tahun 2025 ini, saya berharap lahir berbagai ide, strategi, dan inovasi yang mampu memperkuat peran Humas Polda Sumut menuju profesionalitas dalam memberikan informasi yang aktual dan terpercaya kepada masyarakat,” tambah Brigjen Pol Rony.

Acara turut dihadiri oleh para pejabat utama Polda Sumut, PPID Satker, para Kasi Humas, serta anggota Humas dari seluruh polres jajaran.

Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memberikan materi, di antaranya Rizal R. Surya, Ahli Pers Dewan Pers sekaligus Wakil Pemimpin Redaksi Analisa Medan, yang membawakan materi “Peran Humas Menjadikan Polisi untuk Masyarakat”. 

Rizal menekankan pentingnya pemahaman kode etik jurnalistik, hak jawab, hak tolak, serta legalitas media. “Media harus memiliki badan hukum, dan satu badan hukum hanya boleh untuk satu media,” tegasnya.

Anggia Ramadhan, SE., M.Si, dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut, yang menyoroti peran media penyiaran sebagai mitra strategis Polri dalam membangun citra positif. 

Ia juga memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya pembentukan tim khusus pengelolaan media, alokasi anggaran komunikasi publik, serta evaluasi berkala efektivitas program humas.

T. Agus Khaidir, Manager Tribunnews Medan, dengan materi “Media dan Public Relation di Era Pergeseran Generasi”. Ia menekankan pentingnya media untuk beradaptasidengan perkembangan zaman.

"Dengan perkembangan zaman yang begitu pesat media harus mampu beradaptasi dan membuka diri terhadap transformasi digital agar pesan publik tersampaikan dengan baik," ujar Agus Khaidir.

Selain itu, Agus juga memberikan pelatihan teknis tentang bagaimana cara menulis berita yang baik, benar, dan menarik pembaca. Menurutnya, gaya bahasa yang sederhana, informatif, dan mengedepankan prinsip 5W+1H akan membuat berita lebih mudah dipahami dan diminati masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan dalam sambutannya mengatakan, Rakernis ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi dan langkah ke depan dalam menjalankan fungsi kehumasan.

“Personel Humas harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi serta menjalin sinergi yang lebih erat dengan media. Dengan begitu, citra Polri yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat bisa terus kita wujudkan,” ujarnya.

Melalui Rakernis ini, Polda Sumut berharap peran Humas semakin profesional dan adaptif. Sinergi dengan media massa, lembaga penyiaran, dan seluruh pemangku kepentingan di bidang komunikasi publik akan menjadi kunci dalam mewujudkan Polri yang humanis, transparan, dan dipercaya masyarakat.( Tim )

Ungkap Jaringan Internasional Hingga Pabrik Vaping Liquid Berbahaya, Personil Ditresnarkoba Diberi Penghargaan

By On Agustus 27, 2025

 

Sahabat Pol Medan – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Apel Satker yang dirangkai dengan pemberian penghargaan dari Kapolda Sumut kepada 36 personel berprestasi, Rabu (27/8/2025) pukul 08.00 WIB.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan personel dalam mengungkap kasus besar, di antaranya pengungkapan pabrik Pod Vaping Liquid mengandung narkotika golongan I dan New Psychoactive Substances (NPS) di salah satu Apartemen mewah, Medan, serta keberhasilan Operasi Antik Toba 2025 yang mengungkap peredaran 100 kilogram sabu jaringan internasional di SPBU Jalan Arteri, Tanjung Balai.

Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi wujud motivasi bagi seluruh personel untuk terus berkomitmen memberantas narkoba di Sumatera Utara.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan sinergi seluruh personel Ditresnarkoba. Pemberian penghargaan ini bukan hanya apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa tantangan ke depan semakin berat. Kita harus terus bekerja dengan profesional, transparan, dan berintegritas dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegasnya.

Selain pemberian penghargaan, acara juga dirangkai dengan perayaan ulang tahun rutin bulanan sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan internal. Pada kesempatan tersebut, 21 personel yang berulang tahun di bulan Agustus turut dirayakan bersama-sama.

Kegiatan ini berlangsung penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat solidaritas di lingkungan Ditresnarkoba Polda Sumut dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.( Tim )

SATGAS PANGAN POLDA SUMUT CEK HARGA BERAS DI MEDAN, TEMUKAN PENJUALAN DI ATAS HET

By On Agustus 26, 2025

 


Sahabat Pol Medan – Selasa, 26 Agustus 2025, Satgas Pangan Polda Sumatera Utara bersama Subdit I/Indag Ditreskrimsus melaksanakan pengecekan harga beras di tiga lokasi berbeda. Dua di antaranya merupakan pasar modern di Jl. SM. Raja Kec. Marendal Medan, sementara satu titik lainnya berada di pasar tradisional Simpang Limun, Kota Medan.

Dalam keterangannya, Kanit IV Subdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut, AKP Marbintang RE Panjaitan, menjelaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan harga beras yang beredar sesuai dengan ketentuan pemerintah. 

Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa beras premium di semua titik pengecekan dijual dengan harga Rp15.400 per kilogram, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Namun, tim menemukan adanya penjualan beras medium di salah satu retail modern dengan harga Rp15.400 per kilogram, padahal sesuai Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 299 Tahun 2025, HET beras medium untuk zona II Sumatera Utara adalah Rp14.000 per kilogram. 

“Kami sudah memberikan himbauan agar pihak retail menyesuaikan harga dengan ketentuan yang berlaku. Ke depan, kami juga akan melakukan koordinasi serta pengecekan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada pelanggaran harga,” ujar AKP Marbintang.

Sementara itu, Kanit III Subdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut, Kompol P. Siallagan, menambahkan bahwa retail modern maupun usaha dagang dapat mengajukan permintaan pembelian beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke Bulog wilayah masing-masing. 

“Melalui program SPHP, baik retail maupun pengecer yang memiliki NIB dapat memperoleh beras medium dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Dengan begitu, ketersediaan dan kestabilan harga beras di pasaran dapat terjaga,” jelasnya.

Polda Sumut melalui Satgas Pangan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap harga kebutuhan pokok, khususnya beras, agar masyarakat tidak terbebani dengan harga yang melebihi ketentuan HET.( Tim )

Polda Sumut Ungkap Jaringan Antarprovinsi, Sita 10 Kg Sabu, 24.000 Butir Ekstasi, dan 150 Butir H5

By On Agustus 26, 2025

 

Sahabat Pol Medan – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap peredaran narkotika jaringan antarprovinsi dengan pasar peredaran di Kota Medan. 

Dalam operasi ini, polisi menyita barang bukti berupa 10 kilogram sabu, 24.000 butir ekstasi, dan 150 butir pil H5, serta menangkap dua orang tersangka.

Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai maraknya peredaran narkoba di sekitar Apartemen Traveller Suites, Jalan Listrik, Medan Petisah pada hari Kamis, 21 Agustus 2025 sekitar pukul 04.00 Wib.

“Tim segera melakukan penyelidikan dan pada Kamis dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, berhasil mengamankan dua pelaku berinisial AR (19) dan IS (19),” ujar Kombes Pol. Jean Calvijn dalam keteranganya, Selasa (26/08).

Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi pertama, polisi menemukan 15 strip berisi 150 butir H5 di kantong jaket salah satu tersangka, serta satu botol air mineral berisi ekstasi cair di kamar apartemen nomor 1002 yang mereka tempati. 

Dari hasil interogasi dan pemeriksaan ponsel pelaku, polisi kemudian mengembangkan kasus ini ke sebuah rumah kontrakan di Pancur Batu, Deli Serdang.

“Di lokasi kedua, tim menemukan dua goni besar berisi 10 kilogram sabu yang dikemas dalam bungkusan teh Cina, serta 24.000 butir ekstasi dengan berbagai merek seperti LV, Donald Trump, granat, dan tengkorak,” jelas Kombes Pol. Jean Calvijn.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kedua tersangka mengaku mendapat barang haram tersebut dari seorang pelaku berinisial LB yang saat ini masih buron (DPO). Mereka ditugaskan untuk menyimpan sekaligus mengedarkan narkotika di Kota Medan dengan imbalan Rp2 juta per bungkus.

“Berdasarkan keterangan, para tersangka telah dua kali menerima pengiriman narkoba dari jaringan ini. Bulan lalu sebanyak 50 kilogram sabu telah diedarkan, dan pekan lalu kembali menerima 17 kilogram, di mana 7 kilogram sudah beredar dan sisanya 10 kilogram berhasil kami sita,” ungkapnya.

Kombes Pol. Jean Calvijn menegaskan, pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba yang merusak generasi bangsa. 

“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi jaringan narkotika di Sumatera Utara. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap DPO LB yang diduga sebagai pengendali utama jaringan antarprovinsi ini,” tegasnya.

Para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut.( Tim )

Suksesnya Pengamanan Internasional: Operasi "Powerboat Toba 2025" Rampung, Polda Sumut Ciptakan Rasa Aman

By On Agustus 25, 2025

 

Sahabat Pol MEDAN – Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil menuntaskan operasi pengamanan berskala internasional, Operasi "Powerboat Toba 2025", yang digelar selama dua event olahraga air dunia di Danau Toba, Kabupaten Toba. 

Operasi ini secara resmi berakhir pada 25 Agustus 2025 seiring dengan rampungnya seluruh rangkaian acara F1 Powerboat World Championship 2025.

Operasi pengamanan ini dimulai sejak 12-25 Agustus 2025, dilakukan untuk mengamankan dua event bergengsi, yaitu Aquabike Jetski World Championship pada 15–17 Agustus 2025 dan puncaknya, F1 Powerboat World Championship 2025 yang berlangsung dari 22–24 Agustus 2025. 

Selama periode ini, seluruh personel gabungan bekerja keras untuk memastikan kelancaran dan keamanan bagi seluruh peserta, panitia, serta ribuan penonton yang hadir.

Pengamanan Ketat dan Terencana

Polda Sumut menyiapkan strategi pengamanan berlapis dengan mengerahkan ribuan personel gabungan dari berbagai satuan. 

Pengamanan mencakup seluruh area strategis, termasuk lokasi perlombaan, penginapan atlet, area VIP, hingga jalur transportasi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari koordinasi yang matang dan kerja sama yang solid antarinstansi.

“Operasi ‘Powerboat Toba 2025’ telah berjalan dengan sangat sukses. Tidak ada laporan insiden berarti yang mengganggu jalannya acara. Ini adalah bukti kesiapan dan profesionalisme seluruh personel Polda Sumut dan instansi terkait,” ujar Kombes Pol Ferry.

Ia menambahkan, pengamanan yang terencana dan efektif ini tidak hanya menciptakan rasa aman bagi semua pihak, tetapi juga memberikan kesan positif bagi dunia internasional bahwa Danau Toba, Sumatera Utara, siap menjadi tuan rumah event berskala global.

“Keberhasilan ini diharapkan dapat meningkatkan citra Indonesia, khususnya Sumut, sebagai destinasi wisata dan olahraga yang aman dan nyaman. Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung kelancaran operasi ini,” tutupnya.

Dengan berakhirnya Operasi "Powerboat Toba 2025", Polda Sumut kini kembali fokus pada tugas-tugas rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara.( Tim )

Jibom Brimob Polda Sumut Sterilisasi Venue, Area VIP, dan Akomodasi Atlet F1 Powerboat 2025

By On Agustus 22, 2025

Sahabat Pol TOBA – Satuan Brimob Polda Sumut melalui Tim Jibom (Penjinak Bom)  memperketat pengamanan event internasional F1 Powerboat 2025 di Kabupaten Toba dengan melaksanakan sterilisasi secara menyeluruh. 

Tidak hanya venue utama dan area VIP, tetapi juga akomodasi penginapan para atlet turut disterilisasi sejak dini hari, Sabtu (23/8/2025) pukul 05.30 WIB. Sterilisasi dilakukan dengan metode pemeriksaan detail di seluruh titik strategis, mulai dari tribun penonton, paddock, ruang VIP, hingga hotel tempat atlet menginap. 

Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya benda mencurigakan yang berpotensi sebagai bahan peledak maupun ancaman bom.

Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han, menegaskan bahwa sterilisasi dilakukan secara berlapis sesuai standar pengamanan internasional.

“Sterilisasi yang dilakukan tim Jibom Brimob merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh lokasi, baik venue, area VIP, maupun penginapan atlet, benar-benar aman," ungkap Kombes Pol Rantau Isnur Eka

Kombes Pol Rantau Isnur Eka juga pastikan tidak ada benda mencurigakan ataupun ancaman. "Hingga saat ini tidak ada benda mencurigakan ataupun ancaman bahan peledak yang ditemukan, hal ini demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta, tamu, maupun masyarakat yang hadir,” tegasnya.

Selain sterilisasi, Brimob Polda Sumut juga menurunkan Regu PRC (Public Reaction Car) untuk patroli di titik-titik keramaian, seperti Bundaran Sisingamangaraja. Hasilnya, situasi terpantau ramai namun kondusif, serta arus lalu lintas berjalan lancar.

Polda Sumut menegaskan akan terus menyiagakan personel hingga seluruh rangkaian kegiatan F1H2O Powerboat 2025 selesai, dengan prioritas utama pada keamanan maksimal tanpa mengurangi kenyamanan masyarakat dan tamu internasional.( Tim )

 Rakor Pemberantasan Narkoba dan Premanisme di Sumut, Menko Polkam Apresiasi Polda Sumut Berantas Narkoba

By On Agustus 21, 2025

Sahabat Pol MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Budi Gunawan, melalui Staf Ahli Bidang Ideologi Konstitusi Kemenko Polkam RI, Irjen Pol Desman Sujaya Tarigan, mengungkapkan angka pengguna narkoba di Sumatera Utara mencapai 10,49 persen atau setara 1,5 juta jiwa dari total 15 juta penduduk.

Hal itu disampaikannya usai Rapat Koordinasi Pemberantasan Narkoba dan Penanganan Premanisme yang digelar Kemenko Polkam bersama BIN, Kejatisu, Kepolisian, TNI, BNN, dan Pemprov Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (21/8/2025).

“Berdasarkan data BNN, 10,49 persen penduduk Sumut terdampak narkoba. Ini angka yang sangat rawan sehingga perlu penanganan serius,” kata Desman.

Dalam kesempatan itu, Menko Polkam Budi Gunawan memberikan apresiasi terhadap kinerja Polda Sumut bersama Kodam I/BB yang dinilai berhasil mengambil langkah strategis dalam penanggulangan narkoba.

“Bapak Menko Polkam mengapresiasi Polda Sumut, Kodam, dan seluruh stakeholder atas upaya nyata dalam pemberantasan narkoba, termasuk penertiban tempat hiburan malam yang sering disalahgunakan sebagai lokasi peredaran narkotika,” tegas Desman.

Polda Sumut bersama aparat terkait diketahui telah melakukan penindakan terhadap sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Medan dan sekitarnya, seperti Marcopolo, Blue Star, CDI, dan Lawpota, yang kerap dijadikan lokasi penyalahgunaan narkoba.

Langkah tersebut, kata Desman, sejalan dengan program Astacita poin ke-7 yang menekankan pemberantasan narkoba sebagai prioritas nasional.

Irjen Pol Desman menegaskan, pemerintah tidak akan memberi ruang kompromi terhadap peredaran narkoba, termasuk jika melibatkan aparat maupun pejabat negara.

“Presiden dan Menko Polkam sudah menegaskan, oknum aparat yang terlibat akan ditindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, juga dibahas sejumlah langkah strategis penanggulangan, di antaranya:

- Pencegahan dini melalui pendidikan, penyuluhan, dan penguatan nilai agama serta spiritual.

- Rehabilitasi korban narkoba dengan memperbanyak fasilitas dan melibatkan pihak swasta serta lembaga sosial.

- Penguatan keluarga lewat kampanye “Indonesia Kuat Dimulai dari Rumah” untuk mencegah perceraian dan meningkatkan pengawasan terhadap anak.

- Pengawasan THM berizin agar tidak dijadikan sarana peredaran narkoba.

Selain narkoba, rapat juga menyoroti keberadaan organisasi masyarakat (ormas) yang meresahkan. Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2017 tentang Ormas, pemerintah dapat mencabut izin operasional dan badan hukum ormas yang melakukan pelanggaran, bahkan menjatuhkan sanksi pidana.( Tim )

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *